Gairahkan Sport Tourism, ASITA Bali Gelar ‘Bali Tourism Run 2026’ di Jatiluwih Juni Mendatang

May 22, 2026

Share:

DENPASAR, BALITOURISMRUN.COM – ASITA Bali siap menggelar ajang sport tourism bertajuk Bali Tourism Run 2026 pada Minggu, 21 Juni 2026, yang berlokasi di Jatiluwih Rice Terraces, destinasi wisata dunia yang telah diakui sebagai situs warisan budaya UNESCO.

Tidak hanya menjadi ajang olahraga, Bali Tourism Run 2026 juga dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal, promosi pariwisata berkualitas, sekaligus bagian dari Road to 100 Years of Bali Tourism pada tahun 2027.

Ketua DPD ASITA Bali sekaligus penggagas acara, I Putu Winastra, menjelaskan bahwa pemilihan Jatiluwih memiliki alasan kuat. Selain karena reputasinya yang mendunia, event ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Jatiluwih aman, nyaman, dan layak menjadi destinasi unggulan wisata Bali.

“Melalui Bali Tourism Run ini, kami ingin memperlihatkan kepada masyarakat dan wisatawan bahwa Jatiluwih merupakan destinasi berkualitas yang menawarkan pengalaman wisata yang nyaman,” ujar Putu Winastra dalam konferensi pers, Senin (18/5/2026).

ASITA Bali juga ingin mendorong wisatawan agar tidak hanya datang untuk berfoto, tetapi benar-benar menikmati pengalaman wisata di kawasan tersebut, mulai dari mencicipi kuliner lokal hingga menginap di desa wisata maupun homestay sekitar. UMKM lokal Tabanan pun turut dilibatkan agar event ini memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Wakil Ketua Panitia, I Ketut Purna atau Jhon K Purna, menyampaikan bahwa tema yang diangkat adalah “The Journey Begin from Jatiluwih”, sebagai simbol dimulainya perjalanan Bali Tourism Run dari destinasi warisan budaya dunia tersebut.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia akan melibatkan kepolisian dan pecalang dalam pengaturan lalu lintas, parkir, serta pengamanan kawasan desa.

Sebagai destinasi yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan, panitia menegaskan bahwa jumlah peserta akan disesuaikan dengan daya tampung kawasan Jatiluwih. Ketua Panitia Bali Tourism Run 2026, I Wayan Suberata, menyebutkan bahwa kategori yang dibuka adalah 5K dengan target sekitar 2.000 peserta.

Momentum pelaksanaan pada 21 Juni dinilai sangat tepat karena bertepatan dengan masa libur sekolah, Hari Bung Karno, serta rangkaian Pesta Kesenian Bali. Sehari sebelum lomba, masyarakat juga dapat menikmati Jatiluwih Festival yang akan digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Sejak registrasi dibuka pada 13 Mei 2026, lebih dari 100 peserta telah mendaftar dan jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat.

Selain fokus pada olahraga dan pariwisata, Bali Tourism Run 2026 juga membawa misi sosial. Koordinator Logistik dan Perlengkapan, Ketut Sediya Yasa, menjelaskan bahwa ASITA Bali akan memberikan beasiswa bagi dua anak kurang mampu serta menjalankan program bantuan bedah rumah bagi masyarakat.

Pendaftaran Bali Tourism Run 2026 masih dibuka secara online melalui RunOn Indonesia dengan harga:

  • Early Bird: IDR 250.000 (13 Mei – 21 Mei 2026)
  • Regular: IDR 300.000 (mulai 22 Mei 2026)

Event ini mendapat dukungan penuh dari Bali Tourism Board, Pemerintah Kabupaten Tabanan, Pemerintah Provinsi Bali, serta berkolaborasi dengan 32 stakeholder pariwisata di Bali. Ke depannya, Bali Tourism Run direncanakan menjadi agenda tahunan yang digelar bergilir di berbagai kabupaten di Bali.

Source: https://www.nusabali.com/

Recent Posts